Vický dimoe Heo sedangemcoba speiker dan para peserta sedang melaluan perbaiiki speiker
Metronewsntt.com, Kupang---Di tengah perkembangan industri hiburan yang kian pesat, dunia pendidikan vokasi terus berupaya menjembatani kebutuhan keahlian praktis di lapangan.
Salah satunya terlihat dari kegiatan praktik kerja lapangan yang dijalani oleh para siswa SMK di tempat usaha audio ternama milik Vicky Dimu Heo, atau yang lebih dikenal sebagai Vicky Techno.
Vicky Dimu Heo yang ditemui di tempat usahanya yakni Techno Soundpro NTT,
pada sela-sela aktivitas membimbing anak-anak praktek, Rabu (16/9/2026) malam, dalam perbincangan santai bersama media ini mengatakan bahwa tempat usahanya terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar secara mendalam mengenai dunia tata suara.
Ia juga menyebutkan bahwa para siswa yang datang magang berasal dari berbagai daerah, seperti SMK Takari, Soe, hingga Kota Kupang.
"Mereka (para siswa SMK) yang melakukan praktek saat ini sudah masuk tiga generasi," ujar Vicky yang kini duduk di kursi legislatif Kota Kupang dari Partai PDI Perjuangan.
Sebagai seorang praktisi audio berpengalaman, Vicky tidak hanya membagikan ilmu teori, tetapi juga membimbing para siswa untuk menguasai berbagai aspek teknis secara langsung. Mulai dari teknik setting sound system, cara mengguling dan memperbaiki spul speaker dengan biaya efisien, hingga pengoperasian alat-alat pendukung seperti mixer, power, dan mixer lampu.
Bagi para siswa peserta magang, pengalaman langsung ini memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap peningkatan keterampilan mereka. Alfrid Kuas, siswa SMK Negeri 2 Takari, mengungkapkan bahwa praktik langsung di lapangan memperkaya pemahamannya di luar materi yang didapat di bangku sekolah.
Hal senada juga disampaikan oleh Polce Kamusba, siswa SMK Negeri 2 Kupang, yang menilai bahwa bimbingan langsung dari seorang praktisi profesional membentuk mental dan keahlian teknis mereka secara utuh, mulai dari merakit komponen hingga mengendalikan tata suara untuk sebuah event.
Bagi para siswa, kesempatan belajar langsung dari tangan dingin sang ahli memberikan suntikan kepercayaan diri yang besar. Bekas keraguan dalam mengoperasikan perangkat tata suara berkapasitas besar kini berganti dengan keterampilan teknis yang matang.
Melalui sinergi antara dunia pendidikan dan keahlian praktis ini, regenerasi tenaga profesional sound system di Indonesia diyakini akan semakin berkualitas, profesional, dan mampu bersaing di industri hiburan modern.